Pak Presiden : Saya Marah Karena Korupsi Penyebab Asap Palangka Raya

0
2211
chane pesan untuk presiden

Seorang aktivis lingkungan, Aurelien Francis Brule (Chanee), yang mengaku sebagai Direktur Kalaweit, mengupload video dalam media youtube yang berisi pesan sekaligus kritikan untuk Presiden Joko Widodo (Jokowi) berkaitan dengan kabut asap di Palangka Raya. Video yang berdurasi 3.15 menit telah diputar di situs Dailymotion dan Facebook dengan ditonton lebih dari 100 ribu kali.

Pak Presiden : Saya Marah Karena Korupsi Penyebab Asap Palangka Raya. Keberaniannya dalam mengemukakan pendapat dipuji Netizen, namun tidak sedikit juga yang memberikan kritikan. Berikut adalah pesan dari Chane.

VIDEO: Pesan Chanee kepada Yth Presiden RI (“Saya Marah”) 21/10/2015
Nama saya Chanee, saya datang dari Eropa, tapi saya telah tinggal di Kalimantain selama 17 tahun, di provinsi tengah Palangkaraya.

Saya bangga telah memperoleh kewarganegaraan Indonesia 3 tahun yang lalu, karena saya benar-benar mencintai Indonesia.
Tapi Bapak Presiden, izinkan saya untuk menyampaikan kepada Anda hari ini kemarahan saya.

Saya tidak marah hanya karena anak saya memiliki infeksi pernapasan, seperti ratusan anak-anak lain. Saya tidak marah hanya karena ribuan orang mengalami kesulitan bernapas, atau karena mereka menangis dan berdoa untuk dapat melihat matahari. Saya tidak marah hanya karena hutan di Kalimantan adalah dalam proses dihancurkan.

Bapak Presiden, saya marah karena semua penderitaan ini ada karena industri kelapa sawit. Keputusan dari kedua pemerintah sebelumnya dan pemerintah saat ini, merupakan akar dari masalah ini, yang terjadi setiap tahun, dan hari ini bahkan diperparah lagi oleh El Nino.

Sebelumnya pada Juni saya telah mengidentifikasi, dari langit, puluhan kebakaran, terbakar di rawa gambut untuk memungkinkan perluasan perkebunan kelapa. Pada saat itu, sebelum kabut asap membuat berita, kebakaran ini masih bisa dipadamkan.

Tapi ini tidak terjadi. Helikopter pemadam kebakaran tiba 2 bulan kemudian. Tim di lapangan dapat melakukan sedikit sekali kebakaran telah menyebar, terutama karena mereka membakar gambut.

Para pemilik tanah di mana kebakaran terjadi tidak akan dihukum.

Ini bukan saya yang akan mengajarkan Anda, Bapak Presiden, bahwa korupsi, nepotisme, dan intimidasi, yang umum untuk mendukung ekspansi perkebunan kelapa.

Bila Anda memiliki, Bapak Presiden, membuat keputusan untuk membuat saluran baru di provinsi tengah Kalimantan, Anda telah cukup memperburuk situasi lebih jauh. Saluran ini akan mengalirkan air dari hutan, menciptakan kondisi kering bahkan memperburuk dan mempercepat kebakaran berikutnya.

Bapak Presiden, saya marah, tidak hanya sebagai aktivis lingkungan, tetapi juga sebagai seorang ayah, suami, dan seseorang yang benar-benar mencintai Indonesia.

Perlahan-lahan, para pemimpin kebakaran ini mencuri kesehatan kita.
Apakah ini yang Anda inginkan Pak Presiden? Untuk Industri Kelapa Sawit

Berikut adalah video nya

Komentar dukungan pun bermunculan

Irpan Sanusi :
jokowi santai2 saja dia takut sama pengusaha kelapa sawit , pemimpin klamar kelemer ga ada ketegasan dan ke wibawaan, pemerintah ga jelas, ga ada tujuan, gencar mencari investor asing tapi rakyat nya makin mlarat.

Tifanny Ardhiand Ramadhani:
Seharusny pemerintah dn presiden itu malu ketika org asing menyampaikan pesan2nya. Dulu dia bangga menjadi org indonesia. Tp skarang dia marah bkn karna asapny. Tp karna sikap pemerintah yg serakah akan expansi lahan perkebunan kelapa sawit. #savekalimantandansumatra

Dina Cynthia :
Salah satu warga negara yng bukan kelahiran dan keturunan Tanah air Indonesia yang sangat mencintai kelestarian hutan Indonesia beserta isiny ….saya sering menyimak acarny d salah satu tv swasta dimana gerakan2nya dalam menjaga hutan Indonesia yang tercinta ini…..

Dan berikut beberapa komentar netral maupun tidak sependapat dengan Chane

Eva Darmayanti Yusuf :
Koq blm ada yg comment.
Ya Allah, tolonglah saudara2 kami yg terkena asap di kalimantan n sumatra. Berilah hidayah mu pd yg Mbuat Asap ini ya Allah. Aminnn

Maureen Ten:
Jadi,solusi apa yang terbaik untuk menghentikan kebakaran ini bila ditinjau dari jenis tanah dan iklim di Indonesia saat ini?



Rulita Selly Sentia:
Cebong siy biasanya argumennya nyalahin pemerintah daerah, bos2 sawit, el nino, cuaca alami yg ekstrem taun ini dan nyalahin kita2 yg cm bisa teriak2 di socmed nyalahin pemerintah pusat dan yang mulia presiden tanpa satupun solusi mengatasi masalah.
Lha presidennya aja kewalahan apalage kitaaaa..siapa kitaaa?