Pasca Hentikan Moge, Kini Elanto Videokan Aksi Suap Polisi

0
1410
elanto wijoyono

Beredar di media sosial 3 video yang direkam oleh Elanto Wijoyono yang sewaktu lalu dengan beraninya memberhentikan pawai Motor Gede (Moge) di Yogyakarta. Kali ini, heboh video berisi kegiatan di Pos Polisi Jokteng di Perempatan Jl Brigjen Katamso – Jl Parangtritis, Yogyakarta antara pukul 17.00 – 17.30 WIB. Dimana tertangkap tangan beberapa kernet supir truk melakukan aksi suap terhadap Polisi setempat.

Pasca Hentikan Moge, Kini Elanto Videokan Aksi Suap Polisi, berikut adalah 3 video yang diunggahnya beserta keterangan yang ditulis sendiri di akun youtube Elanto Wijoyono

Video (1) :
Sebuah truk bermuatan pasir berhenti di utara pos polisi. Kernet truk (baju biru) turun dan jalan kaki menuju pos polisi. Dia masuk pos polisi selama beberapa detik saja dan kemudian jalan keluar kembali ke truk. Saya tanya baru saja memberikan apa ke polisi, dia tidak mau jawab. Saya masuk pos polisi dan menanyakan apa yang baru saja diberikan oleh kernet truk tadi kepada 3 polisi yg ada di dalam pos. Namun, tidak ada satu pun petugas yang mau menjawab. Satu per satu mereka menghindari saya.

Video (2) :
Saya keluar pos polisi dan berdiri di utara pos. Selang beberapa saat ada satu orang polisi datang ke pos polisi. Beberapa waktu kemudian, dia menghampiri saya. Dia mengajak saya bicara di dalam pos polisi. Saya menolak ajakannya. Saya minta untuk bisa bicara di luar pos polisi saja, tapi dia menolak. Tidak ada kesepahaman, akhirnya dia kembali masuk ke pos polisi. Petugas ini menolak sebutkan identitasnya.

Video (3) :
Satu truk bermuatan pasir kembali berhenti di utara pos polisi. Kernet truk (berbaju hijau) turun dan menuju pos polisi. Namun, sebelum masuk pos polisi, seorang ibu warga yg tinggal di belakang pos polisi, menghadangnya dan membisikkan pesan ke kernet tersebut. Kernet itu tak jadi masuk pos polisi dan saya tanya akan memberikan apa. Dia tidak mau mengaku ketika saya tanya apa yang ada dalam genggaman tangannya. Polisi yang tadi hampiri saya di trotoar mencegah saya untuk menayai kernet truk tersebut. Namun, dia tidak berani melangkah jauh dari pos polisi. Kernet itu sempat memberikan semacam tanda kepada petugas di dalam pos polisi, tapi petugas tsb menggelengkan kepala. Kernet tsb akhirnya kembali ke truk dan lanjutkan perjalanan.

“Tolong bantu saya untuk mengetahui apa yang sebenarnya terjadi di pos polisi ini? Adakah yang bisa menjelaskannya? Soalnya saya sudah coba bertanya kepada petugas, tapi tidak ada yang mau menjelaskan.” Tulis Elanto Wijoyono dalam akun youtube nya.

Dan berikut beberapa komentar Netizen di akun facebook yang menyebarkan video ini dan akun youtubenya

Subhan Anro;:
Polisinya ampek gak bs ngomong…udh ketahuan salah tuh heeee…mampoy aja tuh kagak ada malu2nya meres rakyat..

Yuckie Bee :
Lanjutkan perjuanganmu mas elanto/elyanto.. Indonesia mendukungmu!!
Jgn lupa jaga diri…hati2..
Krn smua itu resikonya bsr skali..

Bintang Eghiene Murthi:
Salut dan bangga dengan orang sperti ini, polisi mata duwitan… pasti polisi bnyak yg takut komen… hahahahahah

Aditya Nugroho
aduh aduh pak polisinya kok kabur semua? biasanya kalo ngejar2 pelanggar sampe segitunya, nyari kesalahannya. kalo seumpama kernetnya tadi cuma ngasih hal biasa / bukan pungutan hendaknya 3 bapak polisi tadi bisa menjelaskan tanpa kabur. support masnya yang buat video. salam warga jogja istimewa

Namun tidak sedikit yang berkomentar tidak setuju terhadap aksi merekam Elanto ini

bismakamadatu :
Apa tidak bisa dengan cara yang baik ya? Mis dengan melaporkan ke atasan, kalau ada bukti cukup pasti bisa ditindaklanjuti. Kalau nggak salah mas Elanto ini bisa dituntut dengan pasal2 berikut: defamation, publikasi tanpa ijin bersangkutan. Pernah menjadi terkenal memang agak ngangenin, ya mas, tapi mungkin tidak dengan cara ‘menjual’ orang lain.

Iwan Maja Qiwonk:
Apakah .. ini. pekerjaan dia,,
Selalu Cari2,, kesalahan org lain.
Hebat mas broo.. nti terkenal dpt kerjaan. Aminn….



Bagaimana menurut bidhuaners? setujukah dengan aksi yang dilakukan Elanto kali ini?