Tragis! Mahasiswi S3 ITB Meninggal Tertabrak Pemotor Mabuk Berat

1938
rakhmawati

Berita duka datang dari Bandung, seorang mahasiswi S3 Institut Teknologi Bandung (ITB) dari prodi Kimia bernama Rakhmawaty Ahmad Asui , dosen Universitas Negeri Gorontalo, meninggal dunia setelah tertabrak motor. Menurut Dosen ITB, Taura Taufikurahman dalam postinganya di Facebook penabrak adalah remaja yang usianya belum genap 17 tahun dan dalam keadaan mabuk berat.

Tragis! Mahasiswi S3 ITB Meninggal Tertabrak Pemotor Mabuk Berat. Kejadian ini adalah untuk kesekian kalinya terjadi di Indonesia, hendaknya pemerintah melakukan tindakan pencegahan dengan salah satunya melarang peredaran Minuman Keras (Miras).

Innalillahi wa inna ilaihi roji'un, seorang mahasiswi S3 ITB dari prodi Kimia bernama Rakhmawaty Ahmad Asui , dosen…

Posted by Taura Taufikurahman on Saturday, September 19, 2015

Ditelusuri dari Akun facebook Rakhmawaty, postingan terakhirnya adalah ketika makan siang berkunjung ke Sumedang dalam rangka keperluan analisis sampel penelitian PNBP dan Desentralisasi di laboratorium Farmasi UNPAD pada 15 September 2015.

rakhmawaty2

Almarhumah meninggalkan 3 anak yang masih kecil-kecil, ucapan duka pun mengalir melalui facebook. Seperti berikut ini.

Nurhayati Hasan :
Inalilahi waa ina illaihi rojiun…slat jalan sobat.moga mendapat tmpat yang layak do sisinya amim..

Mochamad Idham Anwar :
ALLAAHummaghfirlahaa warhamhaa wa’aafihi wa’fu’anhaa. Semoga almarhumah husnul khaatimah.

Rini Susanti :
Semoga husnul khotimah. Amiiin yra.
Harusnya kita satukan barisan ojo sampek ono pabrik minuman keras di Indonesia. Termasuk oplosan!

Imam Damar Djati :
kalau di negara “normal”,..aparat terkait yg lengah tidak dapat mengawasi dan melindungi warganya,…”minimal” akan minta maaf dan mengundurkan diri karena merasa turut bersalah…..telah gagal dalam bertugas…

Mari kita doakan agar Almarhumah husnul khaatimah. Kesedihan tentunya tergambar dari keluarga dan kerabat dekatnya. Akankah korban terus bertambah hanya karena ulah pengendara dengan pengaruh minuman keras dan obat-obatan terlarang?

ARTIKEL TERKAIT