Fahri Hamzah : Media Nasional yang Serang DPR Itu Menikmati APBN

1828
apbn fahri hamzah

Wakil Ketua DPR RI, H. Fahri Hamzah, S.E. memberikan pernyataan mengejutkan pasca adanya suara sumbang tentang rencana kenaikan tunjangan anggota dewan. Menurut dia, beberapa media yang mengkritik DPR dipastikan menikmati juga APBN yang jumlahnya melebihi anggaran Anggota Dewan.

Fahri Hamzah : Media Nasional yang Serang DPR Itu Menikmati APBN. Total APBN 2015 adalah sekitar Rp 2.039 triliun. Dari anggaran ribuan triliun itu, DPR hanya mendapat jatah duit belanja sebesar Rp 4 triliun atau sekitar 0,00191 persen dana yang didapat DPR dari APBN. Sisa anggaran 99,99 persen di tangan pemerintah dan diantaranya dipakai untuk membiayai beberapa media nasional.

Berikut adalah kultwit lengkap dari Fahri Hamzah,

Agar kita tidak TArbawi oleh provokasi media berbasis iklan..  Karena ada media yang saban hari agendanya menyerang @DPR_RI. Memutar fakta tentang @DPR_RI. Berbohong tentang @DPR_RI. Kampanye negatif terhadap @DPR_RI. Nah ini sebagian faktanya…


Kita bisa cari data lebih detil soal #APBN2015 sebagai contoh saja.
Pertanyaanya, “sebagai pengawas seluruh dana, Asset, kewenangan dan pelaksanaan UU @DPR_RI belanja berapa?”

Perlu diketahui bahwa salam sistem kita anggaran @DPR_RI tidak mandiri..ini anehnya…
@DPR_RI sebagai pengawas Uangnya diberikan oleh pihak yang diawasi…
Jumlahnya yang diributkan tiap hari oleh media itu hanya 4 T saja di #APBN2015
Anda tahu persentasenya?
4/2039,5 = 0,00191% inilah Yg setiap hari ramai..rupiah demi rupiah…

Pertanyaanya? Kenapa @DPR_RI diserang setiap hari? Ya karena anggarannya kecil…
@DPR_RI adalah lembaga Yg tidak ada Resiko apapun kalau diserang…
Bayangkan kalau @DPR_RI kendalikan 2035,5 T sisanya…plus kewenangan lainnya?

Itulah sebab Yg aneh muncul di Indonesia karena @DPR_RI sebagai pengawas selalu diserang…
Tetapi eksekutif dan yang diawasi lebih aman dan selamat…
Ini soal rezeki media Aja…pemberi rezeki dari APBN dan kekayaan negara gak akan diserang…

Saya ingin ambil ada contoh papan atas 2 media Yg sangat anti @DPR_RI
Satu TV dan Satu Majalah…mereka ini konglomerat media…
TV itu menikmati iklan dari BUMN dan Pemerintah besar sekali…
TV itu berusaha menutup kasus #Pelindo dengan mengalihkan serangan kepada @DPR_RI

Kasus Donal bebek terus diungkap…
Sekarang ada kasus tunjangan yang kita gak paham…
Toilet…kasur….selimut….parfum…mesin cuci…mesin Fax…ongkos kunjungan….entah apa lagi…

Tapi semua itu ada dalam ruang 0,00191% #APBN2015
Ada sebuah majalah Yg juga langganan menyerang @DPR_RI
Edisi 17 Agustus lalu dia terbit sekitar 300 halaman dan sekitar setengahnya adalah iklan dari eksekutif…
Modusnya sederhana…begitu Anda pasang iklan Anda bebas…

Dan yang 0.00191 % itu gak bisa bayar iklan…
Untung ada Social media…gratis…@[email protected] sekarang sedang giat kembangkan TV sendiri…
Tetapi Social media juga….
Mohon dukungan dan bantuan…sekian..

Komentar dari Netizen pun mulai bermunculan

@hpoerba10
@Fahrihamzah tugas @DPR_RI mengawasi pemerintah dlm menggunakan anggaran, jgn malah hengki pengki. Bila ada abnormal laporkan ke rakyat.

@dedekirwansyah
@Fahrihamzah jadi kapan lunas utang neraga kita ini pak , klo setiap tahun tdk ada anggaran untuk membayarnya , kok buang dong yg dibayar ..

@raihan_iik
@Fahrihamzah thanks udah share infonya bang, bagus datanya untuk dimengerti oleh rakyat indonesia sebagai OWNER ATAS DANA KESELURUHAN ITU

@paijo_lagu
@Fahrihamzah klau mmg belanja neg tsb digunakn tuk makmurkn rkyt kan baik, klian anggota Dewan control penggunaan APBN tsb bnr atau tdk
bukan kalian ikut habisi uang rjyt hanya tuk jln2 dgn kel,smntara kerjanya g ada yg dihsilkan dah hampir 1 tahun

Bagaimana menurut bidhuaners? kira-kira media dan majalah apakah itu?

ARTIKEL TERKAIT