Reaksi Netizen Ketika JK Berubah Pikiran Penyebab Tolikara Bukan Karena Speaker

1894
speaker jk

Reaksi Netizen kembali bergejolak ketika Wakil Presiden RI Jusuf Kalla merubah opininya dimana sebelumnya insiden di Tolikara, Papua, dikarenakan permasalahan speaker. Kali ini meralatnya dan menurutnya peristiwa kerusuhan bukan karena speaker.

Reaksi Netizen Ketika JK Berubah Pikiran Penyebab Bukan Karena Speaker seperti diberitakan republika.co.id.

Wakil Presiden Jusuf Kalla memastika peristiwa penyerangan jamaah salat Idul Fitri dan pembakaran masjid serta kios-kios di Tolikara, Papua, bukan karena permasalahan pengunaan pengeras suara atau speaker.

JK menjelaskan di Tolikara memang terdapat peraturan daerah (Perda) tentang penggunaan speaker di rumah atau di tempat ibadah. Namun pihak muslim di Tolikara telah mendapatkan ijin dari aparat keamanan maupun pemerintah daerah untuk menggunakan speaker selama Shalat Idul Fitri.

Tetapi karena ada acara bersamaan di Gereja, maka jemaat gereja meminta agar pemerintah daerah menegakan Perda tersebut dan melarang umat muslim menggunakan speaker meski saat salat Idul Fitri.

“Jadi mereka menggunakan alasan speaker, tapi berkembang seperti itu,” ujar JK, Ahad (19/7).

Mengenai surat edaraan agar marga muslim tidak menyalakan speakerpada saat Shalat Idul Fitri, JK telah meminta pihak kepolisian mencari tahu lebih detail, apakah surat itu memang benar atau tidak.

Walaupun memang benar surat itu diedarkan, JK menilai bahwa surat tersebut tidak serta merta menjadi alasan masyarakt untuk melakukan kekerasan kepadan jamaah muslim saat Shalat Idul Fitri.

Sebab keputusan tertinggi mengenai berbagai kegiatan tetap dikeluarkan pemerintah daerah dan pihak kepolisian.

Seperti diberitakan sebelumnya, perayaan hari Idul Fitri pada Jumat (17/7) lalu di Tolikara, Papua, diwarnai dengan penyerangan kelompok tertentu terhadap jamaah yang hendak menunaikan salat Ied. Selain itu sebuah masjid juga terbakar dalam peristiwa itu.

Sebelumnya, Wapres JK mengeluarkan komentar yang menyinggung akar masalah dikarenakan penggunaan speaker yang dinilai menganggu umat beragama lainnya.

“Memang asal muasal soal speaker itu mungkin butuh komunikasi lebih baik lagi untuk acara-acara seperti itu,” ujar JK.

Dan berikut sindiran dari Netizen

S Brams, Denpasar, Bali, Indonesia :
Jk si mulut ber**** …… Sy sangat2 kecewa dgn bpk .
Jk terlalu sembrono dan tdk tau diri ….. Kemarin ngomomng A sekarang ngomong B dan bsk ngomong apa lagi ?????
Dulu kau merendahkan jokowi akhirny kau jadi wakil jkw
Dulu kau ketua masjid tp kau usik masjid dgn memata-matai hutbah jumat.
Jk …. Dimana hati nuranimu ???
Apakah jk tdk malu indonesia dgn mayoritas muslim terbesar di dunia …… Tp muslimnya tertindas seperti minoritas ????
Jk tlg tegas sedikit dan jgn cm omong2 saja atau semua umat islam akan mencacai maki dan membencimu????

Saifuddin Azra :
Tugas ente itu menyelesaikan masalah, bukan malah beropini dan menebar fitnah sana sini !!l orangcdah pikun kayak gene gak bisa diharapkan lg jadi solusi negeri ini. Mundur aja pak! Mending urus cucu dan mendekat pd Tuhan agar mati bisa husnul khatimah. Saya khawatir kalo pak JK nyalahin speaker umat Islam mulu, ntar saat sakaratul maut, malaikat Izrail naroh speaker di telinga pak JK !!!

Fahmi Asni Works at PT. PLN (Persero) :
org tua ini omongannya nggak bisa dipegang semakin tua malah semakin nggak jelas ucapannya kita doa kan semoga Allah Swt memberikan petunjuk kpd nya…aamiin

Otpirus Inos Bandar Lampung :
Oh ternyata bukan speaker penyebabnya, lah kemarin ngomongnya speaker. Maklum dah pikun..

Ali Baba Works at Unocal Indonesia Company :
biasa JK ngomong berubah2,,kalau tdk JK,…SIAPALAGI

Bagaimana menurut bidhuaners?

ARTIKEL TERKAIT