Netizen Menduga Menkumham Yang Menghina Presiden Jokowi

0
1300
yassona

Saat ini ramai di media sosial setelah Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo mengungkapkan adanya Menteri yang tidak loyal terhadap Presiden Joko Widodo (Jokowi). Beberapa akun twitter mulai menebak dan mengira siapa tentunya menteri ini.

Netizen Menduga Menkumham Yang Menghina Presiden Jokowi. Setelah sebelumnya Mendagri berkomentar akan adanya Menteri yang berkata tidak pantas menurutnya.

“Siapa menteri tersebut yang dalam tanda petik tidak loyal, apalagi mengecilkan arti presiden. Saya sebagai Mendagri ada datanya, saya kira Pak Presiden sudah tahu‎,” ucap Tjahjo usai buka puasa bersama di rumah dinas Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani, Minggu (28/6/2015).

‎”Pasti dong (terekam). (Siapa menteri itu) bukan hak saya menyampaikan,” tambah dia seperti dilansir dari liputan6.com

Berikut adalah kumpulan tweep dari Netizen yang mengarah kepada salah satu Menteri

@imanbr
Wah siapa nih Menteri yang dimaksud ?
@STNatanegara
Si kurus….
Saya ndak sebut jenis kelamin lho yaa…. tunggu habis sungkeman
@indrazustisi
brarti bkn mentri dr klangan profesional!?
@k035
om @kurawa menteri yang hina pak @jokowi dan akan diganti siapa yak? katanya om @STNatanegara orangnya kurus
@rendranila
Menjelang resafel atau mendesak resafel..? Isu Menteri hina Presiden ditujukan pada kursi menteri yg di incer PDIP. hehehe
@imanbr
Oh jadi Menteri itu yg menjelekkan Jokowi. Pidato di komunitas gerejanya “ Lupakan Nawacita, lupakan Jokowi. Presiden tdk ngerti apa2 dst “
Tebak saja siapa Menteri yang Kristen
@dennyindra
@imanbr cuma 3 kynya Om… Jonan, Yasonna ama Yohana ….
@k035
@imanbr Jonan atau Yasonna? Yohana gak mungkin karena kata om @STNatanegara orangnya kurus
@ananta_aj
Menteri Hukum dan Ham bukan?
@L153N
@imanbr Wah, yang dimaksud yang lagi kontroversi soal UU itu dong mas? :)



Ternyata Netizen menduga dan mengarah ke Menteri Hukum dan Ham Yasonna Laoly. Akankah menteri tersebut akan di reshuffle Presiden??

SHARE