Fg Troches Untuk Ibu Hamil dan Ibu Menyusui, Bolehkah? Berapa Dosisnya?

0
2812
Fg Troches Untuk Ibu Hamil dan Ibu Menyusui
Fg Troches Untuk Ibu Hamil dan Ibu Menyusui

Bidhuan.idFg Troches Untuk Ibu Hamil dan Ibu Menyusui, Bolehkah? Fg Troches adalah obat pereda sakit tenggorokan namun apakah konsumsi Fg Troches untuk ibu hamil diperbolehkan? Seperti yang kita tahu, ibu hamil cukup rentan terhadap penyakit. Penyakit tenggorokan menjadi penyakit ringan yang dengan mudah dapat menghampiri tubuh si ibu hamil. Sebenarnya, apa itu Fg Troches? Amankah Fg Troches digunakan sebagai obat radang tenggorokan untuk ibu menyusui? Berapa dosis fg troches untuk ibu hamil? Simak penjelasan berikut.

Fg Troches Untuk Ibu Hamil dan Ibu Menyusui

Fg Troches adalah obat yang mengandung dua antibiotik, yaitu Gramicidin dan Fradiomycin. Gramidisin dapat membunuh bakteri gram positif sedangkan Fradiomisin membunuh bakteri yang negatif. Obat ini berbentuk tablet dan dapat dihisap, sehingga sangat mudah untuk dikonsumsi. Fg Troches dikonsumsi untuk meredakan penyakit dengan cara membunuh bakteri yang dapat memicu penyakit gusi dan mulut. Namun sebelum mengkonsumsi obat ini, sebaiknya Anda sudah berkonsultasi dengan dokter.

Fg Troches tidak dapat sembarangan dikonsumsi terutama oleh orang yang memiliki alergi dan untuk pasien lansia. Umumnya, obat ini tidak mengakibatkan efek samping yang buruk. Tetapi, tetap ada kemungkinan beberapa efek samping yang bisa terjadi seperti efek kehitaman pada lidah, munculnya sariawan, tidak nafsu makan dan rasa nyeri pada syaraf.

Efek tersebut lebih mungkin dialami oleh lansia dan orang-orang yang kurang gizi. Harga Fg Troches Meiji berisi 10 tablet dibanderol dengan harga yang murah yaitu Rp 13.500,00.

Baca: FG Troches Meiji: Obat Antibiotik Hisap untuk Atasi Radang Tenggorokan dan Sariawan

Apakah Fg Troches Diperbolehkan untuk Ibu Hamil?

Ibu hamil diharap berberhati-hati dalam memilih obat-obatan dan antibiotik yang akan dikonsumsi. Kenapa? Karena beberapa antibiotik bisa saja masuk ke dalam plasenta dan mengganggu pertumbuhan janin.

  • Amankah fg troches untuk ibu hamil?

Tetapi, Anda tidak perlu khawatir karena beberapa dokter menyatakan bahwa Fg Troches merupakan salah satu antibiotik yang aman untuk dikonsumsi oleh ibu hamil. Fg Troches tidak akan memberikan efek samping yang terlalu serius. Meskipun konsumsi Fg Troches untuk ibu hamil tergolong aman, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu ke dokter sebelum mengkonsumsinya, terutama bagi ibu hamil yang memiliki riwayat alergi terhadap antibiotik.

  • Dosis fg troches untuk ibu hamil

Selain itu, dosis yang dikonsumsi oleh ibu hamil tetap harus dibatasi. Dosis Fg Troches untuk ibu hamil adalah satu tablet perhari lalu dikonsumsi selama kurang dari tujuh hari. Apabila mengkonsumsi dalam jangka waktu yang panjang, obat ini dapat memberi dampak kerusakan sel syaraf.

Cara mengkonsumsi obat ini pun sangat mudah yaitu dengan menghisapnya seperti permen atau bisa saja meletakkanya di bawah lidah karena obat ini mudah larut pada saluran lendir.

Baca: Asam Mefenamat untuk ibu hamil

Bagaimana dengan Ibu Menyusui?

Apabila Fg Troches dinyatakan aman untuk dikonsumsi oleh ibu hamil, maka jelas Fg Troches pun aman bagi ibu menyusui. Konsumsi Fg Troches Meiji untuk ibu menyusui tidak akan memberikan dampak buruk terhadap bayi karena obat ini tidak akan mempengaruhi kualitas ASI yang dihasilkan oleh sang ibu.

Tetapi, karena obat ini hanya dapat dikonsumsi dengan resep dokter, sebaiknya jangan mengkonsumsi obat ini tanpa berkonsultasi terlebih dahulu. Dosisnya pun harus diperhatikan. Cukup hisap satu tablet Fg Troches dalam sehari agar tidak mengakibatkan efek samping yang tidak diinginkan.

Jadi bisa disimpulkan bahwa Fg Troches termasuk dalam kategori obat antibiotik yang aman dikonsumsi oleh ibu hamil dan ibu menyusui selama mereka tidak memiliki alergi terhadap antibiotik. Mengkonsumsinya pun sangat mudah, hanya menghisapnya atau meletakkannya dibawah lidah. Tetapi, konsumsi Fg Troches untuk ibu hamil dan ibu menyusui memerlukan resep dan persetujuan dari dokter.



Baca: Penyakit Preeklampsia (Keracunan Kehamilan) – Penyebab, Gejala dan Cara Penyembuhannya