Daging Kambing untuk Ibu Hamil Bolehkah? Apa Pengaruhnya?

2619
Daging Kambing untuk Ibu Hamil Bolehkah
Daging Kambing untuk Ibu Hamil Bolehkah

Bidhuan.id РAda mitos yang melarang daging kambing untuk ibu hamil. Menurut mitos ini mengkonsumsi daging kambing dapat membahayakan ibu hamil dan kandungannya. Sebagian mengatakan bahwa daging kambing dapat memicu darah tinggi, menyebabkan toksoplasmosis dan kolestrol, serta masalah pencernaan. Lalu, bagaimana dengan olahan kambing lainnya? bolehkah ibu hamil makan gulai kambing atau sate kambing? apa pengaruh makan gulai kambing pada ibu hamil? Selain itu juga, bolehkah ibu hamil makan daging sapi? Temukan jawabannya pada ulasan berikut ini

Pengaruh makan Daging Kambing, Sate Kambing, Hati Kambing dan Gulai kambing pada ibu hamil

Sama seperti saat menggunakan obat, ibu hamil harus menggunakan obat yang khusus diperuntukannya. Begitu pula dengan makanan-makanan yang boleh atau tidak boleh dikonsumsi ibu hamil. Mengenai hal itu khususnya pada makanan olahan dari daging kambing seperti gulai kambing, sate kambing, hati kambing dan lainnya telah kami berikan ulasannya dibawah ini

  • Pengaruh makan gulai kambing pada ibu hamil

Bolehkah ibu hamil makan gulai kambing? Gulai kambing adalah masakan olahan yang menggunakan daging kambing sebagai bahan utama. Seperti yang sudah dijabarkan sebelumnya, daging kambing beresiko menyebabkan toksoplasmosis dan kolestrol. Daging kambing biasa menjadi tempat bersarang bakteri toksoplasma yang dapat menyebabkan bayi lahir prematur dan cacat fisik, atau bahkan keguguran.

Namun, dampak toksoplasma ini dapat dihindari apabila daging yang dikonsumsi tidak setengah matang. Jadi dapat disimpulkan bahwa mengkonsumsi gulai kambing diperbolehkan asal dagingnya benar-benar matang dan konsumsi tidak dilakukan secara rutin karena pengaruh makan gulai kambing pada ibu hamil dapat diminimalisir dengan cara tersebut.

  • Mengkonsumsi Hati Kambing pada ibu hamil

Bolehkah ibu hamil makan hati kambing? Sama seperti dagingnya, hati kambing dapat memberikan dampak yang tidak baik untuk kandungan dan kesehatan ibu hamil apabila tidak dikonsumsi dengan cara yang benar. Seperti yang kita tahu, hati berfungsi sebagai penetralisir racun. Apabila tidak dicuci sampai bersih, maka hati kambing ini biasanya masih mengandung racun yang tertinggal dan berbahaya.

Oleh karena itu, ibu hamil disarankan untuk tidak terlalu sering mengkonsumsi hati kambing. Kalaupun ingin makan hati kambing, pastikan hati tersebut sudah dicuci dengan bersih. Tidak hanya dicuci tetapi juga sudah direbus agar matang. Hati kambing yang baik dikonsumsi berwarna merah kecoklatan, mudah hancur, dan memiliki permukaan yang lembut. Jangan mengkonsumsi hati kambing yang berwarna kehitaman dan rusak.

Baca: 7 Ciri-Ciri Hamil Bayi Laki-Laki yang Akurat secara Medis menurut Dokter dan Mitos

  • Bolehkah ibu hamil makan Daging Sapi

Daging sapi memiliki manfaat tersendiri untuk ibu hamil. Ketika sedang hamil, para ibu perlu mencukupi nutrisi dalam tubuhnya karena berpengaruh pada perkembangan janinnya. Daging sapi kaya akan kandungan zat besi yang sangat dibutuhkan oleh ibu hamil. Kandungan zat besi yang terdapat pada daging sapi sangat mudah diserap oleh tubuh. Zat besi dapat mengurangi resiko bayi terkena penyakit.

Selain itu, daging sapi juga mengandung protein yang cukup baik untuk pemenuhan nutrisi ibu hamil. Kandungan zinc yang ada pada daging sapi juga berguna dalam peningkatan imun bayi dan ibu hamil. Namun, daging sapi yang dikonsumsi sebaiknya adalah daging yang tanpa lemak dan pastikan pengolahannya pun benar agar terhindar dari bakteri dan kuman. Jadi, bolehkah ibu hamil makan daging sapi? Boleh saja, asal daging sapi segar dicuci dan diolah dengan benar.

  • Bolehkah Ibu Menyusui Mengkonsumsi Daging Kambing?

Ibu menyusui membutuhkan perlakuan yang sama dengan ibu hamil karena mereka masih berperan penting dalam pemenuhan nutrisi bayi. Bolehkah ibu menyusui makan daging kambing? Jelas boleh asalkan tidak memiliki alergi dan porsinya tidak terlalu banyak.

Apabila dikonsumsi terlalu sering daging kambing akan mempengaruhi kualitas ASI karena memiliki kandungan kaya akan protein. Setelah mengkonsumsi daging kambing, sebaiknya ibu menyusui mengimbanginya dengan minum air putih agar pencernaan lancar.  Aturan ini juga berlaku dalam hal konsumsi daging kambing untuk ibu hamil.

Baik daging kambing maupun daging sapi memiliki kandungan yang diperlukan oleh ibu hamil dan ibu menyusui. Hanya saja pengolahan daging tersebut perlu diperhatikan dan dilakukan dengan baik. Baik daging kambing maupun daging sapi rentan terhadap bakteri, sehingga sebelum mengkonsumsinya, daging harus dicuci sampai bersih dan dimasak sampai matang agar tidak membahayakan ibu hamil maupun ibu menyusui. Jadi, daging kambing untuk ibu hamil tidak berbahaya asal pengolahannya benar dan porsinya tidak berlebihan.



Baca: 10 Makanan Pencegah Kehamilan Secara Alami Setelah Berhubungan