Terapi kanker payu dara dengan nanoteknologi Hidrogel termosensitif

0
1304

Di masa depan, hidrogel termosensitif dalam bentuk nanopartikel bisa menjadi pilihan yang tepat untuk pengobatan kanker payudara. Dalam postingan kali ini, saya ingin sharing paper review di kampus saya. Kebetulan bagian bidang saya sehingga sedikit mudah dimengerti hehe.
Kanker payu dara terapi terbaru

Bagaimana pengobatan kanker payudara saat ini?

Kemoterapi menjadi pilihan saat ini dimana merupakan pengobatan sistemik untuk menghambat pertumbuhan proliferasi sel tumor primer. Sistem kemoterapi hanya bisa menghantarkan obat dalam jumlah yang terbatas sampai ke sel target tumornya sehingga dibutuhkan dosis yang tinggi dalam pengobatannya. Inilah yang sering menimbulkan komplikasi terhadap sel sehat lainnya.

Sistem pengobatan lokal sedang dikembangkan.

Dengan sistem lokal dimana pengobatan dilakukan terhadap tempat tumornya akan menghasilkan terapi yang efektif dan mengurangi efek samping. Injeksi dengan hidrogel pilihan tepat dikarenakan mudah preparasi, biokompatibel terhadap tubuh, serta meningkatkan penerimaan pasien dalam dosis tinggi dengan rendah toksisitas dibanding dengan sistem sistemik

Apa itu hidrogel termosensitif?

gel yang memiliki kandungan air tinggi yang akan bersifat encer di suhu tubuh dan akan mengental di suhu rendah atau dibawah suhu tubuh 37C.

Journal of Controlled Release, 174 (2014) 161-170. Dengan judul Novel thermo-sensitive hydrogel system with paclitaxel nanocrystals:High drug-loading, sustained drug release and extended local retention guaranteeing better efficacy and lower toxicity



Kombinasi antara Nanokristal dari obat hidrofobik yang sering digunakan untuk kemoterapi yaitu paclitaxel (Taxol) dapat membentuk hidrogel termosensitif. Walau masih dalam tahap uji pra-klinik penelitian ini membuktikan bahwa sistem ini lebih baik daripada produk dipasaran (Taxol) karena memiliki kemampuan drug loading yang tinggi, pelepasan obatnya stabil dan jangka waktu lama, memperpanjang retensi obat dalam sel tumornya, sehingga menghasilkan terapi tumor yang lebih baik dan toksisitas yang rendah.