Pengalaman berhenti merokok dengan permen karet nikotin

7184
permen karet nikotin di jepang

Masih inget teman saya dari sudan? coba lihat lagi postingan sebelumnya. Seperti biasa saya selalu memperhatikan tingkah lucunya, perawakannya tinggi gendut, kulitnya setingkat dibawah orang papua lah… jadi bersyukur juga saya dibilang putih sekarang hehe. Kalau bersepeda, sepertinya sepedanya teriak…’tolonggg berat sekali’ nyaris bannya juga kempes, apalagi cara mengendarai sepedanya seperti anak kucing yang lagi ‘kumincir’ zig zag sampai pernah disemprot orang Jepang karena ngalangin orang mau lewat. Tapi di balik itu saya dapat sedikit ilmu, kali ini dia membeli permen karet nikotin di supermarket.

Kemudian saya tanya, ‘Why you buy medicated gum?’… ‘This is for my smoking therapy’…. mmmm menarik juga sepertinya, dia membeli permen karet dengan dosis 2 mg nicotin, cari info ah..

Mulailah saya berubah seperti wartawan, ternyata dia adalah perokok berat sejak berusia 17 tahun dan 3 tahun yang lalu (sekarang usianya 28 tahun) di vonis kena aschmatic bronchial, dan 6 bulan lalu mulai komplikasi. Dia bercerita, kenapa begitu senangnya bersepeda, karena 6 bulan yang lalu dia tidak mampu untuk bersepeda karena asma nya akan kambuh… dalam hati pantes tuh anak kaya anak kucing kalo naik sepeda…

nicotin gum in japan

Dosis di bulan pertama dia menggunakan permen karet dengan kadar nikotin 4 mg, sehari 20 mg artinya 5 permen karet dia makan dan berhenti merokok… di bulan berikutnya menurun, sampai saat ini (6 bulan kemudian) sehari 2 mg alias satu permen karet sehari…. Luar biasa perjuangannya, hingga saat ini sebenarnya dia sudah tidak membutuhkan lagi terapi permen karet nikotin dan di bulan berikutnya dia sudah terlepas dari permen nikotin.

Sepertinya di Indonesia sudah banyak permen karet nikotin, masa ah malu-maluin di Sudan aja sudah ada.



Bagi perokok, selamat mencoba, semoga bermanfaat.