Update Korban Tragedi Mina : 14 Meninggal 112 Belum Kembali

1324
fahri hamzah

Wakil DPR RI, Fahri Hamzah yang saat ini berada di Mekah bersama rombongan pimpinan DPR lainnya memberikan informasi sementara dari Daerah Kerja Misi Haji Indonesia di Makkah mengenai korban tragedi mina 2015 yang wafat dan dirawat.

Update Korban Tragedi Mina : 14 Meninggal 112 Belum Kembali seperti dilansir dari akun twitter pribadinya. Malam ini (27/9) Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah yang mengabarkan 3 hal. Korban meninggal dunia, korban dirawat, dan korban yang masih belum kembali.

A.   Jumlah jemaah yang wafat keseluruhan sebanyak 14 orang, yaitu:

1.        Hamid Atwi Tarji Rofia, kloter SUB 48 nomor paspor B1467965;
2. Busyaiyah Syahrel Abdul Gafar, kloter BTH 14 nomor paspor A2708446;
3. Abdul Karim Sumarmi Idris, kloter SUB 48 nomor paspor B1023417;
4. Abdul Halim bin Ali Satina, kloter SUB 48 nomor paspor A4514455;
5. Eti Kusmiati Idit Supriadi, kloter JKS 61 nomor paspor B0932959;
6. Nani Unah Ratnani, kloter JKS 61 nomor paspor B0745299;
7. Mohammad Yuhan Suprianto, kloter JKS 61 nomor paspor A5737138;
8. Koko Koswara Oyong Suwaryo, kloter JKS 61 nomor paspor B0732931;
9. Adryansyah Idris Usman, kloter BTH 14 nomor paspor A3826040;
10. Dede Kurniasih Sulaeman, kloter JKS 61 nomor paspor B0745305;
11. Dadang Barmara Memed, kloter JKS 61 nomor paspor B0214365;
12. Yahman Mistan Meslan, kloter UPG 10 nomor paspor B0693120;
13. Ratna Abdul Gani Muhammad, kloter BDJ 1 nomor paspor A0912791;
14. Susimah Slamet Abdullah, kloter SOC 62 nomor paspor B0874968.

B. Adapun jumlah jemaah yang mengalami cedera dan masih dirawat di RSAS sebanyak 6 orang dengan perincian sebagai berikut:
1. Zulaiha Alam dari kloter BTH 14 dengan nomor paspor B1306305 saat ini dirawat di RSAS Jizrul Mina.
2. Ubaid bin Komaruddin dari kloter JKS 61 dengan nomor paspor B0745300 saat ini dirawat di RSAS Jizrul Mina
3. Ending bin Rukanda dari kloter JKS 61 dengan nomor paspor B0745297 saat ini dirawat di RSAS Jizrul Mina.
4. Arninda Idris dari kloter BTH 14 dengan nomor paspor B1307797 saat ini dirawat di RSAS King Abdullah
5. Fadillah Nurdin dari kloter BTH 14 dengan nomor paspor B1306258 saat ini dirawat Klinik 107 Makkah.
6. Yusniar Abdul Malik dari kloter MES 7: paspor B1060451 saat ini dirawat di RSAS King Fahd Angkatan Bersenjata di

C. Sampai dengan saat ini kami terus menghimpun data jemaah haji yang belum kembali ke maktab/pemondokan.
Dari jumlah sebelumnya yang mencapai 225 orang, data saat ini yang belum kembali sebanyak 112 orang.
Dengan perincian sebagai berikut:
1. Kloter BTH 14 sebanyak 14 orang
2. Kloter SUB 48 sebanyak 16 orang
3. Kloter JKS 61 sebanyak 64 orang
4. Kloter UPG 10 sebanyak 7 orang
5. Kloter SOC 62 sebanyak 11 orang.

“Kita doakan semoga yang belum kembali akhirnya kembali dan menemukan jalan ke kelompok masing2.Demikian data sementara dari Daerah Kerja Misi Haji Indonesia di Makkah.” dalam tweepsnya

Melalui detik.com, korban jiwa bertambah menjadi 19 jamaah dan 99 masih belum kembali ke maktab.

Kemenag menerjunkan seluruh kekuatan yang ada untuk terus melakukan pencarian terhadap jemaah haji asal Indonesia yang hingga kini masih hilang kontak pasca tragedi Mina. Masih ada 99 jemaah asal Indonesia yang belum diketahui keberadaannya.

“Jumlah jemaah belum kembali semula 112 menjadi 99 orang,” kata Kepala Kepala Daerah Kerja (Daker)  Makkah Arsyad Hidayat dalam konferensi pers di Makkah, Minggu (27/9/2015).

Adapun rincian jemaah haji yang belum diketahui keberadaannya adalah:

1. Kloter BTH 14 sebanyak 10 orang
2. Kloter SUB 48 sebanyak 17 orang
3. Kloter JKS 61 sebanyak 57 orang
4. Kloter UPG 10 sebanyak 8 orang
5. Kloter SOC 62 sebanyak 7 orang

Sementara itu, jumlah jemaah Indonesia yang meninggal akibat tragedi Mina dipastikan bertambah. Merujuk pada data terbaru yang dirilis Kemenag, ada 19 jemaah asal Indonesia yang meninggal akibat insiden di Jalan 204, Mina.

“Perkembangan data korban peristiwa Mina, Minggu pukul 01.00 waktu Arab Saudi atau pukul 05.00 WIB,jemaah haji Indonesia yang wafat sebelumnya 14, saat ini menjadi 19 orang,” jelas Arsyad

ARTIKEL TERKAIT