Surat BPJS Tentang Aturan Peresepan Insulin Max 20 Unit Dinilai Tidak Tepat

2166
dokter

Sebuah postingan dari komunitas Dokter Post mengupload surat aturan yang dikeluarkan oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) yang dikeluarkan Kepala Cabang Utama Semarang tentang Aturan Peresepan Insulin Max 20 Unit Setiap Hari dari BPJS Dinilai Tidak Tepat oleh Netizen yang umumnya berprofesi Dokter.

Dalam suratnya tertulis bahwa berdasarkan peraturan Direksi BPJS Kesehatan Nomor 23 Tahun 2015 tentang Pedoman Program Rujuk Baik bagi Peserta Jaminan Kesehatan bahwa peresepan obat insulin memiliki retriksi (peresepan maksimal) 20 U/hari sehingga maksimal 600 U/bulan (2 pen insulin).

Apabila peserta BPJS kesehatan mendapatkan terapi insulin melebihi 2 pen setiap bulannya, maka peserta dikembalikan ke Rumah Sakit agar dokter spesialis di Rumah Sakit dapat mengubah dan menyesuaikan agar tiap item insulin diresepkan sebanyak 2 pen insulin.

bpjs

Isi surat ini menuai banyak komentar dari Netizen yang mengikuti grup Dokter Post, diantaranya,

“Wow..jadi dokter yang harus merubah keputusan klinis sesuai keinginan bpjs..# why??? Kenapa ga bpjs aja buat semau mau nya ga usah suruh dokter ubah terapi nya??? Karena bpjs ga mau dituntut malpraktek..maka diharapkan para dokter cukup bodoh mau merubah terapi nya sesuai keinginan bpjs..yang lebih bodoh lagi”

“Ini mungkin agar dana kapitasi tdk cepat habis ya? Jd dikembalikan ke rs jika gdnya ttp tinggi dgn insulin dosis tinggi. Tp ya kalau sdh ditarik ya gpp juga sih.. rs jd tdk perlu bnyak2 prolanis dgn klaim rendah haha..”

“Ini alasan sy gak mau pake BPJS meskipun tiap bulan gaji terpotong untuk angsuran bulanan BPJS kelas 1 untuk 4 orang. Ribet,ruwet aja urusannya. Orang udah bingung mikirin sakit,bukan d permudah malah d persulit. Mending pakai asuransi atau bayar umum aja. Kasian dokternya juga.”

“KCU satu ini dl KCU cabang magelang dan KEdu emang agak gak beres, beberapa kali pernah bersitegang dgn doktet di sini krn keputusannya yg aneh2, yg gak menunjukkan seakan2 dia bkn dokter, tp org model bgmni justru yg dipertahankan ama BPJS, gan genep”

“BPJS kan memang gitu dari dulu..insulin dibatasi, anti hipertensi dibatasi,obat epilepsi dibatasi…nanti kalau pasiennya meninggal krn obatnya dibatasi dosanya biar bpjs dan kroninya yg nanggung”

Kabar baiknya tersiar kabar surat ini telah ditarik oleh KCU bersangkutan sejak 4 Desember 2015. Belum ada pernyataan resmi sampai saat ini.

ARTIKEL TERKAIT