Rumus Payback Period: Pengertian, Kelebihan dan Rumus Cara Menghitungnya

488
Rumus Payback Period - Pengertian Kelebihan dan Rumus Cara Menghitungnya
Rumus Payback Period - Pengertian Kelebihan dan Rumus Cara Menghitungnya

Bidhuan.id – Apa itu rumus payback period? Kali ini kami hadir kembali untuk memberikan bahasan mengenai rumus payback period yang mungkin belum Anda kenal dan juga ketahui. Namun bagi Anda yang berhubungan dengan dunia ekonomi tentu saja sudah mengenal dan mengerti tentang payback period bukan. Bagi Anda yang masih belum jelas mengenai payback period maka kali ini kami akan membahasanya secara lengkap dan juga detail sehingga Anda semua bisa mengetahui dan mungkin juga menggunakan rumusnya. Tidak usah menunggu lama, berikut adalah informasi lengkapnya untuk Anda :

Pengertian Payback Period dan Contoh Perhitungan Lengkapnya

rumus payback period excel
rumus payback period excel

Seperti yang sudah kita singgung sedikit di atas, kali ini kami akan memberikan informasi lengkap mengenai rumus payback period beserta informasi lengkapnya untuk Anda semua sehingga Anda bisa memahaminya ya. Bagi Anda yang masih bingung dengan manajemen keuangan payback period maka kali ini kami akan memberikan bahasan dan juga informasinya. Berikut adalah artikel ulasannya :

  • Pengertian Payback Period

Kami akan membahas secara detail mengenai payback period sehingga Anda semua bisa mengetahui rumus yang satu ini secara detail dan juga lengkap ya. Kami mengharapkan penjelasan yang kami sampaikan ini bisa berguna bagi Anda semua dan bisa Anda pahami dengan mudah dan cepat. Kali ini kami akan membahas terlebih dahulu pengertian mengenai payback period. Menurut Abdul Choliq yang pendapatnya diutarakan pada tahun 2004 ini, payback period adalah kembalinya investasi yang telah dikeluarkan. Kembalinya investasi itu masuk melalui keuntungan yang didapatkan dari sebuah proyek yang sebelumnya telah direncanakan.

Ahli lainnya yang mengungkapkan pengertian payback period pada tahun 2003 adalah Djarwanto Ps yang mana mengartikan payback period sebagai lamanya waktu yang dibutuhkan untuk menutup kembali original cash outlay. Nah dalam ketiga pengertian yang telah dikemukakan oleh para ahli itu kita bisa menyimpulkan jika payback period adalah investasi yang menggambarkan panjanganya waktu atau sebuah periode yang dibutuhkan agar dana yang tertanam pada sebuah investasi itu bisa diperoleh kembali semuanya. Sekarang apakah Anda sudah paham mengenai pengertian payback period?

  • Kelebihan rumus payback period dan npv

Setelah mengetahui informasi mengenai payback period maka kali ini kami akan juga memberitahukan kelebihan dari payback period sehingga Anda semua mengetahui apa saja kelebiha dan juga keuntungan menggunakan payback period ya. Berikut ini adalah beberapa kelebihan yang bisa Anda dapatkan jika menggunakan payback period ya :

1. Payback period ini sangatlah berguna untuk manajemen keuangan karena rumusnya yang mudah dan simpel ini bisa Anda gunakan untuk menentukan lama waktu pengembalian dana investasi dalam sebuah proyek yang sedang ataupun akan dilakukan.

2. Selain itu, payback period ini juga berfungsi untuk menentukan lama waktunya break even project.

3. Payback period juga memiliiki kelebihan lainnya yaitu yang mana bisa digunakan sebagai pertimbangan resiko sebuah investasi. Karena jika hasil dari perhitungan payback period semakin rendah atau pendek maka resiko kerugiannya juga akan semakin rendah atau pendek ya.

4. Jika memiliki dua proyek, maka itu bisa dibandingkan menggunakan payback period. Bisa melihat jangka waktu pengembalian dana investasi dari dua proyek yang memiliki rate of return yang sama.

  • Kekurangan rumus discounted payback period

Kami telah membahas mengenai kelebihan atau keuntungan jika menggunakan payback period. Sekarang saatnya kami akan membagikan informasi kepada Anda mengenai kelemahan atau kekurangan jika Anda menggunakan rumus ini. Karena setiap rumus pasti punya kelebihan dan juga kekurangan ya. Nah berikut adalah beberapa jenis kekurangan yang bisa Anda ketahui :

1. Metode ini memang memiliki banyak kelebihan tersendiri. Namun tetap saja, payback period juga memiliki kekurangan atau kelemahan. Salah satu kelemahannya adalah metode atau rumus ini mengabaikan nilai waktu uang atau time value of money.

2. Selain itu, payback period juga tidak akan memberikan informasi mengenai tambahan value atau nilai kepada perusahaan yang terlibat proyek tersebut.

3.Payback period punya kekurangan lain uyaitu mengabaikan proceeds atau hasil penerimaan investasi setelah payback period tercapai

4. Kekurangan terakhir yang bisa ditemukan jika menggunakan payback period adalah tidak bisa digunakan untuk mengukur keuntungan sebuah proyek yang sudah Anda rencakanakan. Sehingga hanya bisa digunakan untuk menghitung jangka waktu kembalinya investasi saja tidak bisa menghitung keuntungan.

  • Rumus Payback Period Excel

Seperti yang kita semua ketahui jika biasanya rumus ini dimasukkan ke dalam sistem operasi excel sehingga lebih memudahkan untuk dihitung. Setelah kita semua mengetahui infromasi mengenai pengertian, kelebihan, dan juga kekurangan menggunakan payback period. Maka kali ini kami akan memberitahu informasi kepada Anda juga mengenai rumus payback nya sehingga Anda bisa menghitung sendiri payback period dan bisa tahu kapan investasi itu bisa kembali pada setiap proyek yang akan Anda rencanakan. Tidak usah berlama-lama, berikut ini adalah beberapa informasinya untuk Anda :

Catatan : untuk rumus payback period ini ada dua ya, sebenarnya rumusnya hampir sama saja. Hanya saja dibedakan menurut arus kas per tahunnya. Apakah arus kasnya sama atau mungkin berbeda setiap tahunnya.

1. Jika arus kas per tahunnya sama

Jika arus kas per tahunnya sama maka menggunakan rumus yanag cukup mudah ya yaitu payback period didapatkan dengan membagikan investasi awal dengan arus kas setelah itu dikali dengan satu tahun. Jika belum jelas, maka beginilah rumus dari payback period yang memiliki arus kas per tahunnya sama :

cara menghitung payback period usaha
cara menghitung payback period usaha

2. Jika arus kas per tahunnya berbeda

Seperti yang sudah kami bilang di atas tadi jika rumus payback period itu berbeda tergantung arus kasnya. Tadi di atas kita sudah membahas mengenai rumusnya jika arus kas per tahunnya itu sama ya, sekarang kami akan memberikan informasi kepada Anda mengenai rumus dari payback period jika memiliki arus kas yang berbeda tiap tahunnya ya. Untuk mendapatkan angka atau hasil dari payback period jika berbeda maka Anda rumusnya akan menjadi lebih rumit ya. Anda harus menjumlahkan tahun terahir saat arus kas belum bisa menutupi investasi awal dengan (jumlah investasi awal dikurangi jumlah kumulatif arus kas pada tahun ke n) yang dibagi dengan (jumalah kumulatif arus kas pada tahun ke n+1 dikurangi dikurangi jumlah kumulatif arus kas pada tahun ke n) lalu dikali 1 tahun. Untuk lebih jelasnya maka Anda bisa melihat gambar di bawah ini ya :

rumus payback period dan npv
rumus payback period dan npv
  • Kesimpulan dari hasil payback period

Jika Anda saat ini sedang mengerjakan makalah payback period maka kami menyarankan supaya Anda lebih memperhatikan lagi informasi mengenai payback period sehingga bisa mendapatkan hasil atau nilai yang bagus. Setelah mengikuti rumus yang ada di atas tentu saja Anda akan mendapatkan hasil berupa angka bukan? Nah dari angka itu kita bisa menganalisa ya. Jika periode pengembalian yang berhasil kita hitung tadi menghasilkan hasil yang lebih cepat maka itu artinya layak. Namun jika angka yang dihasilkan adalah pengembaliannya yang lebih lama maka itu disebut tidak layak. Jika usulan proyek itu lebih dari satu proyek maka kami menyarankan agar menggunakan periode pengembalian atau payback period yang lebih cepat sehingga hasilnya lebih maksimal. Untruk menghitung payback period jangan sampai salah memasukkan angka karena bisa mempengaruhi hasilnya ya,, kami sarankan untuk lebih teliti sehingga payback period benar-benar akurat.

Nah itu tadi beberapa informasi yang bisa kami sampaikan kepada Anda mengenai rumus payback period. Mungkin memang agak sulit menghitung dan memahaminya, namun dengan rumus yang memiliki beberapa kelebihan dan kekurangan ini juga bisa membantu Anda untuk menghitung berapa cepatnya investasi dari sebuah proyek bisa kembali. Semoga artikel yang kami bagikan kali ini bisa bermanfaat bagi Anda semunya ya! Tips untuk menghitung payback period ini adalah teliti, karena salah angka tentu saja hasilnya juga bisa salah dan tidak signifikan ya. Oleh karena itu kami menyarankan agar Anda  mulai sekarang sering menghitung payback period jika memang sedang dibutuhkan. Jika merasa artikel ini berguna bagi Anda maka kami menyarankan agar Anda memabgikan artikel ini!

ARTIKEL TERKAIT