Beasiswa Ke Jepang dari Pemerintah Indonesia

0
3134

Beasiswa yang berasal dari pemerintah Indonesia untuk beasiswa ke Jepang sama seperti beasiswa ke negara lainnya. Hanya ada 2 pilihan, dari Kementrian Keuangan yang dikenal LPDP dan dari Kementrian Pendidikan atau Beasiswa Luar Negeri Dikti. Satu lagi yang disediakan dari kedutaan Jepang di Indonesia melalui program G to G tapi ini bersumber dari pemerintah Jepang atau dikenal MEXT (Monbukagakusho). Di postingan kali ini akan membahas mengenai beasiswa LPDP dan Luar Negeri DIKTI untuk beasiswa ke Jepang.

Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP)

Profil

Beasiswa ini dikelola oleh lembaga indenpenden berbentuk Badan Layanan Umum (BLU) dimana sumber uang beasiswanya berasal dari dana abadi APBN-P. Dana yang disisihkan dari APBN-P sejak tahun 2010 yang termasuk program 20 persen untuk pendidikan. Lembaga Pengelola Dana Pendidikan dibentuk sebagai satuan kerja di bawah Kementerian Keuangan melalui PMK Nomor 252 tahun 2010. LPDP kemudian ditetapkan sebagai sebuah lembaga berbentuk Badan Layanan Umum pada 30 Januari 2012 setelah disahkannya KMK Nomor 18 tahun 2012.
beasiswa presiden
Sejak tahun 2014, LPDP mengelola beasiswa presiden tetapi untuk ke Jepang hanya ada 2 Universitas yang diperbolehkan, yaitu Kyoto University dan The University of Tokyo serta dikhususkan untuk bidang pertanian, pangan, energi, IT, telekomunikasi, teknik, sains, ekonomi, keuangan, bisnis, agama, kedokteran/kesehatan, politik, sosial dan budaya. Beasiswa yang digulirkan Presiden SBY mudah-mudahan masih diteruskan di kepemimpinan Presiden Jokowi. Baik untuk LPDP maupun Beasiswa Presiden untuk beasiswa ke Jepang hanya untuk program Master dan Doktor.

Beasiswa Pendidikan Indonesia/BPI (LPDP)

Pilihan Universitas di Jepang

1. University of Tokyo
2. Kyoto University
3. Osaka University
4. Tokyo Institute of Technology
5. Tohoku University
6. Nagoya University
7. Kyushu University
8. Hokkaido University
9. Waseda University
10. Keio University
11. University of Tsukuba
12. Tokyo Medical and Dental University
13. Hiroshima University
14. Kobe University
15. Yokohama National University

Prioritas Bidang Keilmuan

1. bidang teknik,
2. bidang sains,
3. bidang pertanian,
4. bidang kedokteran/kesehatan,
5. bidang akuntansi/keuangan,
6. bidang hukum,
7. bidang agama,
8. bidang sosial,
9. bidang ekonomi,
10. bidang budaya/bahasa,
11. bidang lainnya.

Persyaratan Pendaftar

Persyaratan Umum

Pelamar beasiswa untuk studi lanjut pada program magister dan program doktor adalah mereka yang memenuhi ketentuan sebagai berikut:
a. Warga Negara Indonesia,
b. telah menyelesaikan studi program sarjana atau program magister dari
1) perguruan tinggi di dalam negeri yang telah terakreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT), atau
2) perguruan tinggi kedinasan dalam negeri, atau
3) perguruan tinggi di luar negeri yang telah terdaftar pada Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia,
c. mempunyai jiwa kepemimpinan, integritas, idealisme dan nasionalisme,
d. aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan,
e. bersedia menandatangani surat pernyataan yang menyatakan bahwa pelamar
1) tidak sedang menerima/akan menerima beasiswa dari sumber lain,
2) tidak pernah/akan terlibat dalam aktivitas/tindakan yang melanggar hukum,
3) tidak pernah/akan terlibat dalam aktivitas/tindakan yang melanggar kode etik Akademik,
4) selalu mengabdi untuk kepentingan bangsa Indonesia,
5) selalu setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia,
6) sanggup memenuhi ketentuan beasiswa yang ditetapkan LPDP,
f. telah mendapatkan izin dari atasan bagi yang sedang bekerja,
g. telah mendapatkan rekomendasi dari tokoh masyarakat bagi yang belum/tidak sedang bekerja, atau rekomendasi dari atasan bagi yang sedang bekerja,
h. memiliki dan memilih bidang keilmuan yang sesuai dengan bidang keilmuan yang menjadi sasaran LPDP,
i. memilih program studi dan perguruan tinggi yang sesuai dengan ketentuan LPDP,
j. menulis esai dengan tema “Peranku Bagi Indonesia” dan “Sukses Terbesar Dalam Hidupku”.

Persyaratan Khusus

1. Untuk pelamar beasiswa program magister
a. usia maksimum pada saat pelaksanaan seleksi adalah 35 (tiga puluh lima) tahun,
b. telah menyelesaikan studi pada program sarjana/sarjana terapan,
c. memiliki indeks prestasi kumulatif (IPK) minimum 3,00 pada skala 4, atau IPK ekuivalen untuk skala lainnya,
d. sanggup menyelesaikan studi program magister sesuai masa studi yang berlaku, paling lama 2 (dua) tahun,
e. memiliki dokumen resmi bukti penguasaan bahasa Inggris yang diterbikan oleh ETS (www.ets.org) atau IELTS (www.ielts.org) yang masih berlaku atau bahasa asing lainnya yang ditentukan LPDP:
1) Untuk studi program magister di dalam negeri, skor minimal: TOEFL ITP® 500/iBT® 61/IELTS™ 6,0/TOEIC® 600;
2) Untuk studi program magister di luar negeri, skor minimal: TOEFL ITP® 550/iBT® 79/ IELTS™ 6,5/TOEIC® 750;
3) Butir a) dan b) dikecualikan bagi mereka yang menyelesaikan pendidikan tinggi dari negara: Amerika Serikat, Inggris, Irlandia, Australia, Selandia Baru atau Kanada. Duplikat ijasah digunakan sebagai pengganti persyaratan TOEFL, dengan masa berlaku 2 (dua) tahun sejak ijasah diterbitkan;
4) Untuk studi program magister di luar negeri pada perguruan tinggi yang bahasa pengantar akademiknya non Inggris, dapat menyesuaikan dengan persyaratan kemampuan bahasa yang berlaku (daftar persyaratan minimal kompetensi bahasa asing selain Bahasa Inggris terlampir);
f. memiliki Surat Tanda Diterima (Letter of Acceptance) di perguruan tinggi tujuan dengan status tanpa persyaratan (unconditional) (jika ada),
g. memiliki dokumen resmi TPA/GRE/GMAT/LSAT (jika ada),
h. menulis rencana studi sesuai program studi magister pada perguruan tinggi tujuan.
2. Untuk pelamar beasiswa program doktor
a. usia maksimum pelamar pada saat penutupan pendaftaran adalah 40 (empat puluh) tahun;
b. telah menyelesaikan studi pada program magister/magister terapan;
c. Memiliki indeks prestasi kumulatif (IPK) minimum 3,25 pada skala 4, atau IPK ekuivalen untuk skala lainnya;
d. sanggup menyelesaikan studi doktor sesuai masa studi yang berlaku, paling lama 4 (empat) tahun;
e. memiliki dokumen resmi (ets.org atau ielts.org) yang masih berlaku sebagai bukti penguasaan bahasa Inggris atau bahasa asing lainnya yang ditentukan LPDP:
1) Untuk studi program doktor di dalam negeri, skor minimal: TOEFL ITP® 500/iBT® 61/IELTS™ 6,0/TOEIC® 600;
2) Untuk studi program doktor di luar negeri, skor minimal: TOEFL ITP® 550/iBT® 79/ IELTS™ 6,5/TOEIC® 750;
3) Butir a) dan b) dikecualikan bagi mereka yang menyelesaikan pendidikan tinggi dari negara: Amerika Serikat, Inggris, Irlandia, Australia, Selandia Baru atau Kanada. Duplikat ijasah digunakan sebagai pengganti persyaratan TOEFL, dengan masa berlaku 2 (dua) tahun sejak ijasah diterbitkan;
4) Untuk studi program magister di luar negeri pada perguruan tinggi yang bahasa pengantar akademiknya non Inggris, dapat menyesuaikan dengan persyaratan kemampuan bahasa yang berlaku (daftar persyaratan minimal kompetensi bahasa asing selain Bahasa Inggris terlampir);
f. memiliki Surat Tanda Diterima (Letter of Acceptance) di perguruan tinggi tujuan dengan status tanpa persyaratan (unconditional) (jika ada),
g. memiliki dokumen resmi TPA/GRE/GMAT/LSAT (jika ada),
h. menulis ringkasan proposal penelitian sesuai program studi doktor pada perguruan tinggi tujuan.

Komponen Pembiayaan

Untuk mendukung kelancaran dan keberhasilan studi lanjut pada program magister atau program doktor di perguruan tinggi tujuan, kepada penerima Beasiswa Pendidikan Indonesia tersebut diberikan bantuan dana pendidikan yang meliputi beberapa komponen lengkapnya dapat dilihat disini

Waktu Pendaftaran

Pendaftaran BPI untuk Program Magister dan Doktor dibuka sepanjang tahun, dengan proses seleksi yang dilakukan sebanyak 4 (empat) kali yaitu pada bulan Maret, Juni, September, dan Desember.

Garuda 2045: Indonesia Presidential Scholarship (BPRI)

Pilihan Universitas

Kyoto University dan The University of Tokyo

Prioritas Bidang Keilmuan

Bidang pertanian, pangan, energi, IT, telekomunikasi, teknik, sains, ekonomi, keuangan, bisnis, agama, kedokteran/kesehatan, politik, sosial dan budaya.

Persyaratan Pendaftar

1.Seluruh Warga Negara Indonesia;
2.Riwayat kepemimpinan di bidang masing-masing;
3.Membuat esai: (a)“Peranku Bagi Indonesia”, (b)“Sukses Terbesar Dalam Hidupku”, (c)Perencanaan karier, (d)Pengabdian pascastudi;
4.Telah mendapatkan rekomendasi dari tokoh atau pakar di bidangnya/pimpinan di unit kerjanya;
5.Usia maksimal 40 tahun (S2) & 45 tahun (S3);
6.Mempunyai LoA dari kampus yang direferensikan LPDP atau memiliki kecakapan akademis dan bahasa asing yang baik (ditunjukkan oleh IPK dan TOEFL/IELTS).

Komponen Pembiayaan

Komponen pembiayaan IPS pada dasarnya sama dengan komponen pembiayaan Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI) bisa dilihat di link ini

Kuota Pendaftar

Program BPRI akan menerima 100 orang awardee setiap tahunnya.

Tahapan Seleksi

Terdapat 3 tahapan seleksi, yaitu:
1. Seleksi Administrasi
2. Seleksi Wawancara
3. Seleksi Tahap Akhir (Psikotes, Medical Check-up, Leadership Project)
6. Jadwal BPRI Gelombang 2
Program BPRI gelombang 2 dibuka sejak tanggal 23 Juli 2014 pukul 00.00 WIB dan ditutup pada tanggal 17 Agustus 2014 pukul 10.00 WIB.
Untuk jadwal di 2015 masih belum ada kepastian.

Beasiswa Pendidikan Luar Negeri DIKTI (BPPLN DIKTI)

Poin penting untuk beasiswa ini adalah harus memilki NIDN dan aktif sebagai dosen, artinya apabila di database forlap.dikti.go.id tidak ada rekam tri darma perguruan tingginya bisa dipastikan tidak bisa mengikuti seleksi beasiswa ini. Aplikasi onlinenya tidak bisa diselesaikan untuk proses selanjutnya. Selain itu, yang berbeda dengan beasiswa LPDP yaitu persyaratan bahasa Inggrisnya yaitu TOEFL institusional (ITP) minimal 500 atau IBT minimal 65, atau IELTS minimal 5.5.

Informasi lengkap mengenai BPLN Dikti dapat dilihat di buku panduan BPPLN Dikti 2014

Opini :



LPDP bisa di jadikan opsi pertama dalam memilih beasiswa ke Jepang, perbandingan antara LPDP dan Dikti bisa dilihat disini, hanya pilihan Universitas terbatas seperti diatas. Langkah pertama yang harus dilakukan adalah mendapatkan Letter of Acceptance (LoA) dari Universitas yang tentunya harus korespondensi terlebih dahulu dengan calon profesornya. Setelah itu mengikuti ujian masuk untuk mendapatkan LoA nya. Akhirnya selamat mendaftar ke http://www.lpdp.depkeu.go.id/ atau http://beasiswa.dikti.go.id/bppln/. Tahapan berikutnya adalah wawancara. Semoga berhasil!